fitting stick golf

Fitting Stick Golf agar Swing Sempurna

 

 

Jika Anda ingin bermain maksimal di lapangan, apalagi jika sedang mempersiapkan diri mengikuti turnamen golf, maka sudah tentu stick golf yang digunakan harus dibuat atau disesuaikan dengan karakter Anda. Salah satu caranya yaitu dengan melakukan fitting stick golf yang efektif meningkatkan gaya bermain Anda.

Pada dasarnya fitting stick golf adalah proses menganalisa swing seorang golfer agar dapat mengetahui stick golf yang cocok untuk dia. Langkah ini dilakukan agar stick golf yang digunakan benar-benar sesuai dengan karakter Anda seperti speed swing, tinggi badan, gaya main agresif atau safety.

Selain gaya beramain, proses fitting dilakukan juga untuk menyesuaikan postur tubuh Anda. Proses fitting sendiri perlu dilakukan, terutama bagi mid player ataupun pro player setelah mereka membeli stick golf atau off the rack. Nah, sebelum Anda melakukan proses fitting, ada beberapa hal yang perlu diketahui, antara lain seperti berikut ini.

 

 

Swing Speed

Perlu diketahui dulu swing speed atau kecepatan swing saat impact dengan menggunakan driver maupun iron. Hal ini diperlukan untuk mencari shaft flex yang tepat. Pengukuran swing speed dilakukan dengan memasang alat speed monitor didepan bola yang akan kita pukul.

Umumnya swing Speed orang Indonesia berkisar antara 70-110 Mph, walaupun ada juga yang lebih. Mereka yang swing speednya antara 82-94 Mph sebaiknya memilih shaft yang regular. Sementara yang swing speed mencapai 94-106 Mph lebih cocok menggunakan shaft yang Stift (S). Sedangkan swing speednya 66-82 Mph menggunakan shaft A (Average/Senior). Untuk yang swing speed 45-66 Mph lebih cocok dengan shaft L/LL (Lite atau double Lite/umumnya lady).

 

 

Tempo

Cepat atau lambatnya tempo swing dapat mempengaruhi karakter shaft atau yang disebut Torque (putaran atau puntiran). Bentuk torque pada shaft juga bisa memberikan perngaruh pada shaft. Untuk pegolf profesional, flex shaft yang digunakan cenderung yang kaku (stiff), maka torque-nya semakin kecil. Sementara pegolf amatir, dengan shaft yang lentur, akan menghasilkan torque yang semakin besar pula.

 

 

Tinggi Pergelangan Tangan dari Lantai

Kalau Anda tinggi bisa jadi panjang shaft harus ditambah, sebaliknya kalau Anda pendek bisa jadi panjang shaft harus dikurangi. Panjang shaft bisa memberikan pengaruh pada kontrol jarak. Jika menggunakan shaft yang terlalu pendek maka distance carry (jarak tempuh bola) juga akan menjadi berkurang.

Namun sebaliknya, shaft yang terlalu panjang juga bisa membuat menjadi lebih sulit untuk mengontrol jarak. Begitu pula dengan berat ayunan (swing weight) dan kecepatan ayunan (swing speed) dimana shaft yang semakin panjang akan membuat swing weight dan swing speed-nya menjadi bertambah.

 

 

Berat Shaft

Berat shaft juga bisa memberikan pengaruh pada feel, total weight dan swing weight stik golf. Untuk menentukan berat shaft yang cocok untuk Anda bisa dilihat dari stamina, swing speed, berat badan dan skill yang sudah anda kuasai.

Berat shaft driver untuk pemula atau mid player yaitu berkisar antara 40-60 gram. Sementara bagi pro platyer bisa mencapai 70-90 gram. Sedangkan untuk berat shaft iron jenis graphite idealnya 45-80 gram, dan untuk bahan steel yaitu kisaran 75-130 gram.